Langsung ke konten utama

Review Sepatu Adidas Xplr Trainer



        Ketika Adidas pertama kali merilis sepatu ini, para konsumen sama-sama memperhatikan bahwa sepatu ini terlihat sangat mirip dengan sepatu Adidas tipe sebelumnya yaitu model NMD. Setelah memperhatikan harga yang lebih kecil dan kurangnya kemajuan teknologi yang terlihat dalam model barunya banyak orang mengatakan bahwa sepatu ini adalah "NMD orang miskin".
        Namun, sepatu ini telah menjadi sangat populer di kalangan mereka yang menikmati gaya kasual merek dagang Adidas ini. Apakah mereka menggunakan Adidas Xplr untuk bekerja, bermain, atau untuk harian. Karena konsumen menyukai kenyamanan yang tahan lama yang diberikan dari sepatu Adidas Xplr ini.



KELEBIHAN

  • SOL LUAR 

     Perusahaan ini telah menggunakan sol karet sederhana untuk sol model Adidas Xplr mereka ini. Dan saya sendiri yang menggunakan sepatu ini solnya berasa cukup lembut dan sangat nyaman untuk dipakai harian maupun dipakai untuk berolahraga ringan.

  • BAGIAN ATAS

     Dibuat dari tekstil rajutan sederhana, bagian atas Adidas Xplr memberikan pemakainya kenyamanan dan fleksibilitas yang mereka cari dalam sepatu harian kasual. Dan juga bagian atas ini membuat kaki jadi lebih mudah bernafas sehingga pemakai tidak merasakan bau kaki jika menggunakan sepatu ini, karena sirkulasi udara yang diberikan sepatu ini cukup baik

  • BERAT SEPATU

     Saya tidak menemukan detail spesifik dari berat sepatu Adidas Xplr ini di Official Store maupun di google. Akan tetapi menurut saya sebagai pemakai, sepatu ini cukup ringan untuk digunakan harian ataupun digunakan untuk berolahraga.

  • HARGA

     Melihat dari biasanya Adidas memberikan harga yang tinggi untuk pakaian atletik karena banyaknya fitur yang diberikan, tetapi untuk sepatu Adidas Xplr ini tidak demikian. Harganya cukup terjangkau dan tentunya tidak menghilangan kwalitas dari sepatu buatan Adidas itu sendiri.



KEKURANGAN 

  • MODEL

     Melihat dari model Adidas Xplr, ini banyak konsumen yang menyayangkan karena model ini sama seperti model sepatu Adidas yang sebelumnya yaitu NMD, dan dengan harga sepatu ini yang tergolong cukup murah membuat sepatu ini banyak dikatakan sebagai "NMD orang miskin"

  • PERLINDUNGAN/KEAMANAN

     Dilihat dari model bagian atasnya yang terbuat dari tekstil rajutan sederhana, membuat sepatu ini kurang adanya pengamanan dibagian atasnya sehingga apabila kaki saya terinjak pada bagian atasnya, saya akan merasa kesakitan karena bahan bagian atasnya yang tidak teralalu tebal.



KESIMPULAN

     Jadi kesimpulan dari review yang saya buat, sepatu ini cukup bagus dan nyaman untuk digunakan harian karena bahan dan model yang diberikan cukup bagus. Walaupun mungkin dari segi model yang diberikan masih sama dengan model yang sebelumnya sehingga banyak konsumen yang menyayangkan akan hal itu. Akan tetapi, dibalik itu semua sepatu Adidas Xplr ini di jual dengan harga yang cukup terjangkau sehingga membuat para konsumen tetap membelinya karena fasilitas yang diberikan tetap sama dengan sepatu Adidas yang lainnya. Terima Kasih ;)





Referensi Sumber

  • https://runrepeat.com/adidas-x-plr
  • https://runnerclick.com/adidas-x_plr
  • https://www.amazon.com/adidas-Original-X_PLR-Running-Medium/product-reviews/B01N5F7L67




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Jumlah Penduduk di Provinsi Jawa Barat

      Dengan jumlah total populasi sekitar 260 juta penduduk, Indonesia adalah negara berpenduduk terpadat nomor empat di dunia. Komposisi etnis di Indonesia amat bervariasi karena negeri ini memiliki ratusan ragam suku dan budaya. Meskipun demikian, lebih dari separuh jumlah penduduk Indonesia didominasi oleh dua suku terbesar. Bagian ini membahas struktur dan cirikhas penduduk Indonesia.       Dua suku terbesar ini adalah Jawa (41 persen dari total populasi) dan suku Sunda (15 persen dari total populasi). Kedua suku ini berasal dari pulau Jawa, pulau dengan penduduk terbanyak di Indonesia yang mencakup sekitar enam puluh persen dari total populasi Indonesia. Jika digabungkan dengan pulau Sumatra, jumlahnya menjadi 80 persen total populasi. Ini adalah indikasi bahwa konsentrasi populasi terpenting berada di wilayah barat Indonesia. Propinsi paling padat adalah Jawa Barat (lebih dari 43 juta penduduk), sementara populasi paling lengang adalah propinsi ...

Sertifikat Seminar

      Seminar di Universitas Negeri Jakarta tentang "Empowering Millennials with Digital Literacy Skills for Facing Industrial Revolution 4.0", pada tanggal 9 November 2019